JAKARTATERKINI.ID - Pejabat Palestina di Gaza mengungkapkan pada Rabu bahwa sekitar 1 juta pengungsi telah tiba di Rafah, yang terletak di bagian paling selatan Jalur Gaza, sejak dimulainya serangan Israel pada 7 Oktober.
Kepala Kotamadya Rafah, Ahmed al-Soufi, menyampaikan informasi tersebut kepada Kantor Berita Anadolu, menjelaskan bahwa jumlah total penduduk di Kota Rafah saat ini mencapai sekitar 1,3 juta orang, dengan populasi kota sekitar 300 ribu jiwa.
Baca juga : Joe Biden Mengaku Tidak Memuaskan dalam Debat Pilpres
Al-Soufi menyebutkan bahwa jumlah pengungsi di penampungan yang dikelola oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) mencapai sekitar 713 ribu, termasuk mereka yang mengungsi di luar lokasi pusat penampungan tetapi terdaftar di badan PBB tersebut.
Dari total penduduk kota, sekitar 268 ribu orang disebutkan berada di alun-alun dan jalanan umum. Sejak dimulainya perang Israel, ratusan ribu warga Palestina yang melarikan diri dari serangan udara di Kota Gaza telah mencari perlindungan di Rafah.
Masuknya warga dari bagian tengah dan daerah Khan Younis terus berlanjut, meskipun tentara Israel mengklasifikasikan daerah di Jalur Gaza selatan, termasuk Rafah, sebagai zona "aman". Namun, daerah-daerah tersebut pada kenyataannya juga mengalami serangan udara intensif yang menargetkan rumah-rumah penduduk, menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.
Baca juga : Jalur Kereta China-Laos Tangani 10 Juta Ton Barang Impor-Ekspor Sejak 2021
Bagikan