JT – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang senilai Rp565,3 miliar dalam kasus dugaan korupsi importasi gula di Kementerian Perdagangan periode 2015–2016.
Penyitaan dilakukan oleh tim penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Selasa (25/2).
Baca juga : Partai Buruh Akan Usulkan Capres-Cawapres pada Pemilu 2029 Pasca-Putusan MK
"Uang tersebut berasal dari pengembalian kerugian negara yang dilakukan oleh sembilan tersangka dari perusahaan gula swasta," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (25/2).
Berikut sembilan tersangka dan jumlah uang yang mereka kembalikan:
1. Tonny Wijaya N.G. (TW) – Direktur Utama PT Angels Products (Rp150,8 miliar)
Baca juga : Presiden Panggil Menteri dan Sritex Bahas Dampak PHK terhadap Pekerja
2. Wisnu Hendraningrat (WN) – Presiden Direktur PT Andalan Furnindo (Rp60,9 miliar)
3. Hansen Setiawan (HS) – Direktur Utama PT Sentra Usahatama Jaya (Rp41,3 miliar)
Bagikan