JAKARTATERKINI.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, melaporkan bahwa longsor susulan terjadi di kaki Gunung Anaga, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta.
Longsor sebelumnya telah terjadi pada Kamis (4/1), dan longsor susulan terjadi pada Senin (8/1).
Baca juga : Polda Lampung Buru Jaringan Pelaku Curanmor Usai Baku Tembak di Bandarlampung
Kepala Pelaksana BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan, menyatakan bahwa longsor susulan disebabkan oleh pergerakan tanah yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan di daerah tersebut.
"Akibat longsor susulan, lebih dari 10 rumah mengalami kerusakan, dan longsoran tanah menutup jalan di sekitar Desa Sukamulya," katanya.
Pengungsi akibat longsor di Desa Sukamulya bertambah, dengan jumlah 127 keluarga atau 424 jiwa yang mengungsi di Sekolah Dasar Negeri 2 Sukamulya.
Baca juga : BNPB Dorong Pemulihan Pascagempa di Jawa Barat Sebelum Masa Tanggap Darurat Berakhir
Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan, telah mengajak masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Anaga untuk segera mengungsi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi longsor susulan.
"Pemkab Purwakarta fokus pada evakuasi orang dan barang saat terjadi bencana. Setelah evakuasi, dilakukan pembersihan dan normalisasi fasilitas umum yang terdampak longsor," ujarnya.
Bagikan