JAKARTATERKINI.ID - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upayanya dalam mendukung keberlanjutan ekonomi lokal.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyatakan bahwa saat ini ASDP telah bermitra dengan lebih dari 200 UMKM di seluruh Indonesia.
Baca juga : Sambal Bakar Indonesia Targetkan 50 Cabang hingga Akhir 2025, Ekspansi ke Sumatera Utara
"Dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM, kami terus melanjutkan pembinaan dan penambahan mitra binaan UMKM yang tersebar di berbagai wilayah dan bergerak dalam beragam bidang," ujar Shelvy dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, pada hari Senin.
Ia menjelaskan bahwa mitra-mitra UMKM tersebut mendapatkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk, pemasaran, dan manajemen usaha sehingga mereka dapat bersaing lebih efektif di pasar yang semakin kompetitif.
Sebagai contoh, ASDP membantu UMKM di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperluas akses pasar mereka.
Baca juga : KKP Siapkan Ocean Big Data untuk Perangi Pencurian Lobster dan Pasir Laut
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP menyediakan fasilitas di area komersial Hotel Meruorah dan di kapal untuk menjual produk-produk UMKM Labuan Bajo.
Hotel Meruorah Labuan Bajo menjadi pusat perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada tahun 2023.
Bagikan