Emas Menguat Tajam Menyusul Data Inflasi AS yang Melambat
Chicago, 13/7- Harga emas melanjutkan kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut di akhir perdagangan, Rabu (Kamis pagi WIB), sebagai respons terhadap melambatnya inflasi di AS. Kenaikan ini memperkuat harapan bahwa Federal Reserve akan mengakhiri siklus kebijakan moneter ketat. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman bulan Agustus di Divisi Comex New York Exchange naik sebesar 24,60 dolar AS atau 1,27 persen, ditutup pada 1.961,70 dolar AS per ons setelah mencapai level tertinggi sesi di 1.965,10 dolar AS dan terendah di 1.937,50 dolar AS.Baca juga : Garuda Indonesia Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan untuk Libur Lebaran 2024
Baca juga : Garuda Indonesia Terbangkan 4.158 Calon Jamaah Haji pada Hari Perdana
Bagikan