JT - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyatakan keprihatinannya terhadap meningkatnya aksi kriminal yang dilakukan wisatawan asing di Bali.
Insiden terbaru, yakni pengeroyokan seorang satpam oleh WNA di sebuah kelab pantai, menjadi perhatian serius di tingkat nasional.
Baca juga : Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Kabupaten Cianjur Catat 200 Ribu Wisatawan Didominasi dari Jabodetabek
“Ini sudah jadi kekhawatiran Bu Menteri juga. Kami di pusat sangat khawatir dan ingin segera mencari solusi bersama dengan pemerintah daerah,” kata Ni Luh Puspa di Badung, Kamis (13/2).
Ia menekankan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung penuh tindakan tegas dari aparat kepolisian dalam menangani kasus ini.
"Ini sudah masuk ranah kriminal, tentu kami mendukung langkah kepolisian dan pemerintah daerah," ujarnya.
Baca juga : TNGGP Buka Kembali Pendakian ke Gunung Gede-Pangrango
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bali, Tjok Bagus Pemayun, menambahkan bahwa pemerintah daerah menyayangkan maraknya aksi kriminal yang melibatkan WNA.
"Kami menginginkan wisatawan yang berkualitas, yang menghormati budaya dan masyarakat Bali. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami," katanya.
Bagikan