JT - Perumda Dharma Jaya meningkatkan stok daging hingga 1.000 ton menjelang Ramadhan 1445 Hijriah untuk memastikan pasokan ketersediaan dan harga daging aman terkendali.
"Arahan dari Pj Gubernur DKI (Heru Budi Hartono) agar stok daging ditingkatkan sebanyak tiga kali lipat. Makanya kita stok sampai 1.000 ton," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman di Jakarta, Kamis.
Baca juga : PLN Jakarta Rencanakan Tambah 1.000 Tiang Listrik Jadi Pengisi Daya Kendaraan Listrik
Dia menyatakan tidak akan terjadi krisis daging karena stok lebih dari cukup. "Jadi, sampai sejauh ini, tidak ada kelangkaan daging di Jakarta. Karena kita sudah siap dengan stok yang lebih dari cukup," katanya.
Bahkan, stok daging untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebanyak 400 sampai 500 ton bisa digunakan bila diperlukan adanya operasi pasar.
"Sehingga, ketersediaan stok produk protein hewani seperti daging sapi dan ayam menjelang bulan Ramadhan hingga Lebaran dalam kondisi aman," katanya.
Baca juga : Acara Menarik Akhir Pekan di Jakarta: Festival Musik hingga Pameran Seni
Raditya mengimbau warga agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) terhadap daging ayam maupun daging sapi.
Selain itu, Perumda Dharma Jaya juga bekerjasama dengan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi-asosiasi daging untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging.
Bagikan