JT - Pembangunan bandara di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), ditargetkan rampung pada November 2024.
"Pengerjaan konstruksi bandara di lapangan masih terus berlangsung," kata Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr Musyafirin saat meninjau proyek tersebut, melalui keterangan tertulisnya di Mataram, Selasa.
Baca juga : Haji 2025: Tidak Ada Pembatasan Usia, Kemenag Pastikan Fokus pada Kesehatan Jamaah
Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat Kecamatan Poto Tano untuk terus mendukung proses pembangunan bandara di Desa Kiantar, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Masyarakat saya harapkan untuk bersiap dalam menghadapi pengembangan kawasan industri, karena keberadaan smelter sekarang ini akan terjadi proses hilirisasi," katanya.
Ia mengatakan bahan baku yang akan dikelola oleh industri turunan tersebut yaitu berasal dari smelter, yang nantinya bisa mendorong hadirnya antara lain pabrik pupuk dan pabrik semen.
Baca juga : Menko Pangan Zulhas dan Mendag Tinjau Harga Pangan Jelang Ramadhan
"Semuanya itu diolah di Kabupaten Sumbawa Barat, baru diekspor," katanya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati menekankan bahwa dengan keberadaan bandara akan mempermudah mobilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, baik itu di sektor jasa transportasi maupun di sektor pariwisata.
Bagikan